Headlines News :
Home » , , » Petisi Dukungan Terkait Tewasnya Bagus, Orang Asli Kudus Yang Diduga Jadi Korban Kejahatan di Metromini

Petisi Dukungan Terkait Tewasnya Bagus, Orang Asli Kudus Yang Diduga Jadi Korban Kejahatan di Metromini

Written By admin kudusku on Selasa, 16 Februari 2016 | 08:44

Mohon dibantu share dan tandatangani petisi untuk kebaikan dan keamanan-keselamatan sdr/i kita pata penikmat angkutan massal dimanapun. Kita mulai dengan mendukung DKI dulu:

Salah seorang sahabat kita Bagus Budi Wibowo (41) asli Kudus, tewas karena diduga didorong jatuh dari metromini oleh 4 orang copet.

link berita: http://m.detik.com/news/berita/3141601/status-path-bagus-budi-dan-ironi-tewasnya-penikmat-kendaraan-umum

Bantu kami untuk tidak membuat kematian Bagus sia-sia, dengan menandatangani petisi dibawah ini, demi upaya perbaikan transportasi jakarta yang lebih  baik dan aman... Ayoo dukung...

https://www.change.org/p/gubernur-dki-jakarta-berikan-jaminan-keamanan-kepada-pengguna-transportasi-publik?recruiter=268038586&utm_source=share_petition&utm_medium=copylink

-----------------------------------

Jakarta - Telkom kehilangan salah seorang karyawan terbaiknya. Dia adalah Bagus Budiwibowo (41), Manager Wireless Product Divisi Service dan Solution Telkom. Bagaimana profilnya?
detikcom mewawancarai rekan kerja Bagus, sekaligus kawan seperjuangan saat kuliah di STT Telkom (kini bernama Telkom University), Hani Buntari.

Berdasarkan informasi dari Hani, Bagus diketahui lahir di Kudus, Jawa Tengah, 27 Mei 1974. Saat kuliah, Bagus mengambil jurusan Elektro.
Hani bertemu dengan Bagus saat terakhir kali rapat di kantor Telkom di Jl Gatot Subroto. Setelah itu, Bagus naik Metro Mini 640 dan menjadi korban kejahatan hingga akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.

Bagi Hani, Bagus adalah sosok yang rendah hati dan ramah. Bagus juga tak pelit dalam berbagi ilmu pada rekan-rekannya.
"Orangnya baik hati. Suka membantu orang. Ramah. Suka berbagi ilmu," terang Hani kepada detikcom, Minggu (14/2/2016).
Bagus meninggalkan dua anak-satu laki-laki dan perempuan- serta seorang istri. Selama ini, mereka tinggal di Bogor, Jawa Barat. Bagus juga dikenal sebagai penyuka olahraga lari, badminton dan gowes sepeda. Sebelum tragedi di Metro Mini, Bagus berniat kembali ke kantor di Kebon Sirih untuk bermain badminton.

"Dia anggota komunitas gowes di Bogor. Dia juga Roker Mania, sering naik kereta kalau pulang dan pergi kerja," terangnya.
Lewat akun twitter, Telkom sudah menyampaikan duka. "Keluarga besar Telkom Indonesia turut berduka cita atas berpulangnya rekan yang kami sayangi Bagus Budiwibowo,"

Jenazah Bagus telah dimakamkan di kampung halamannya di Kudus, Jawa Tengah. Keluarga Bagus dikabarkan masih shock sehingga belum bisa dimintai keterangan. (mad/nwk).
Sumber:detik.com

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger