Headlines News :
Home » , » [Kudus]: Dollar Meroket, Penjualan Produk Pakaian Menurun

[Kudus]: Dollar Meroket, Penjualan Produk Pakaian Menurun

Written By admin kudusku on Selasa, 25 Agustus 2015 | 21:20

PRODUK PAKAIAN: Sejumlah produk pakaian yang ditawarkan di salah satu toko pakaian di Jalan A Yani Kudus kemarin. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

KUDUS, Kenaikan nilai tukar mata uang dollar terhadap rupiah yang saat ini sudah menembus angka Rp 14.307 per dollar tampaknya memiliki pengaruh besar pada penjualan produk pakaian. Namun demikian masih ada beberapa outlet maupun toko pakaian yang menjual dengan harga normal, ini dikarenakan untuk menarik minat beli masyarakat yang pada bulan ini cenderung menurun.

Pengelola toko pakaian Omah Mode Kudus, Ulfah saat ditemui kemarin menjelaskan, meski kenaikan nilai tukar dollar semakin meroket namun tampaknya hal ini tidak begitu mempengatruhi minat belanja pakaian.
“Strategi yang kami pakai adalah diberlakukannya program potongan harga 50 persen plus 17 persen. Artinya konsumen membeli produk mendapatkan potongan harga dua kali sekaligus pada setiap item pakaian,” katanya.

Tidak hanya pakaian saja, namun juga aksesoris pendukung juga mendapatkan potongan harga khusus sampai dengan akhir bulan. “Ini sebenarnya cara yang efektif untuk mempertahankan daya beli masyarakat membeli pakaian,” ujarnya.

Memang hal ini tidak mudah dilakukan, selain harus melakukan pembaharuan produk pakaian dan tentunya kualitas barang yang ditawarkan harus tetap terjaga. “Ini dilakukan agar konsumen tidak kecewa saat berbelanja,” terangnya.

(Ruli Aditio/CN39/SM Network),suaramerdeka.com
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger