Headlines News :
Home » , » Produksi Ikan Air Tawar di Kudus Lampaui Target

Produksi Ikan Air Tawar di Kudus Lampaui Target

Written By admin kudusku on Kamis, 26 Februari 2015 | 21:01

KUDUS - Tingkat produksi ikan air tawar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, selama 2014 mencapai 3.309,2 ton atau melampaui target produksi sebanyak 3.210 ton ikan.
"Produksi tertinggi terjadi pada bulan Desember 2014 yang mencapai 767.975 kg ikan, sedangkan pencapaian paling rendah pada bulan Juli 2014 hanya 164.349 kg ikan," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kudus Fajar Nugroho di Kudus, Kamis (26/2/2015), seperti dikutip Antara.

Ikan yang dihasilkan oleh petambak ikan, kata Fajar Nugroho, meliputi ikan mas, nila, gurami, lele, dan bandeng.
Jumlah ikan yang didatangkan dari luar daerah, lanjut dia, selama setahun mencapai 7.200 ton ikan sehingga total ikan yang dikonsumsi mencapai 10.510 ton ikan.

Ia menyebutkan luas areal tambak ikan di Kabupaten Kudus hingga akhir 2014 seluas 47 hektare yang tersebar di beberapa kecamatan di Kudus dengan jumlah petambak mencapai 70-an orang.
Luas areal tambak tersebut, kata Fajar, masih bisa bertambah karena tahun ini Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kudus juga menganggarkan untuk pembuatan tambak untuk budi daya ikan air tawar di dua desa sebesar Rp800 juta.

Menurut dia, makin banyak petambak yang melakukan aneka budi daya ikan air tawar, aktivitas pelaku usaha yang melakukan pengolahan ikan juga akan makin meningkat.

Pasalnya, lanjut Fajar, mereka tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan bahan baku karena petambak lokal juga sudah bisa menyuplai.
Guna memudahkan pelaku usaha di bidang pengolahan ikan berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait, dia memandang perlu pembentukan forum.
Selain itu, kata dia, ketika kesulitan bahan baku juga bisa dikomunikasikan dengan dinas atau antarpengusaha.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kata Fajar, tercatat 65 unit usaha yang melakukan pengolahan ikan menjadi ikan asap, ikan pindang, presto, dan otak-otak.
Dari jumlah unit produksi pengolahan ikan tersebut, kata dia, kebutuhan ikannya mencapai 343.900 kilogram selama setahun.
"Khusus produksi ikan asap dan pindang, bahan baku ikannya memang harus ikan hasil tangkapan di laut," ujarnya. (*)

Tribunjateng.com

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger