Headlines News :
Home » » Hampir Separuh Hutan Kendeng Wonocoso-Undaan Rusak

Hampir Separuh Hutan Kendeng Wonocoso-Undaan Rusak

Written By admin kudusku on Minggu, 01 Februari 2015 | 10:53

Foto: Istimewa

KUDUS, – Saat ini hampir separuh hutan di pegunungan Kendeng masuk Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, rusak. Kondisi tersebut dipicu alih fungsi lahan dari kawasan lindung menjadi perladangan. Banjir gunung, kekeringan dan longsor akan terus mengancam pemukiman di sekitarnya bila kondisinya masih seperti itu.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan Kendeng wilayah Kudus, Grobogan dan Pati, Sumardi, mengemukakan, dari 80 hektare area kawasan hutan separuhnya sudah dialihfungsikan untuk perladangan. ”Sebagian ditanami jagung atau waluh,” katanya.

Padahal, di tempat tersebut dibutuhkan vegetasi yang dapat menahan air dan pergerakan tanah. Pohon peneduh yang tepat seharusnya jenis kepoh, mangga atau mindi. Persoalannya, masyarakat membutuhkan keuntungan yang dapat dirasakan dalam waktu singkat. Tanaman semusim seperti jagung atau waluh sama sekali tidak dapat menahan air atau mencegah terjadinya longsoran.

Ironisnya, warga yang menanami tanaman semusim di pegunungan Kendeng masuk wilayah Wonosoco justru sebagian besar berasal dari desa-desa di Kabupaten Pati. Dari 80 hektare area hutan, tercatat 75 persen warga Pakem, 20 persen Prawoto (keduanya masuk wilayah Kecamatan Sukolilo) dan hanya 5 persen yang merupakan warga desa setempat.
Berbagai upaya sebenarnya telah dan akan terus dilakukan. Salah satunya, dengan mereboisasi kawasan hutan yang rusak. Pekan lalu, setidaknya 5 ribu batang pohon aneka jenis sudah ditanam di kawasan yang dianggap kritis.

Upaya lain yakni dengan menghentikan perladangan tanaman sejenis di semua area hutan Kendeng Wonosoco. Bersama dengan instansi terkait, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada penggarap 40 hektare lahan.

Intinya, setelah panen musim tanam ini area tersebut akan kembali ditanami vegetasi penenuh seperti mangga, mindi dan kepoh. ”Untuk mengembalikan ke kondisi awal memang butuh komitmen dan proses lama,” jelasnya.
(Anton WH/ CN26 / SM Network) suaramerdeka.com
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger