Headlines News :
Home » » Di Rembang Perbaikan Jalan Pada 2015 Dianggarkan Rp 46 Miliar

Di Rembang Perbaikan Jalan Pada 2015 Dianggarkan Rp 46 Miliar

Written By admin kudusku on Senin, 19 Januari 2015 | 21:07

TIDAK MASUK SASARAN : Ruas Jalan Sale-Blora di Dukuh Pakel Desa Tahunan yang mengalami rusak parah tahun ini tidak masuk sasarn perbaikan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG,– Pemerintah Kabupaten Rembang menganggarkan pembenahan jalan milik kabupaten pada tahun 2015 ini sebesar total sekitar Rp 46 miliar.
Anggaran itu akan digunakan untuk peningkatan serta pemeliharaan jalan yang mengalami kerusakan. Rencana ada 13 ruas jalan di Rembang, termasuk poros antardesa yang menjadi sasaran perbaikan.

Kepala UPP Wilayah Timur Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang, Widodo, Senin (19/1) menyatakan, sumber dana untuk peningkatan dan pemeliharan jalan tahun ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Dana Alokasi Umum (DAU). Rinciannya, sekitar 11 miliar bersumber dari DAK, serta sisanya berasal dari DAU dan pemeliharaan.

Alokasi peningkatan jalan terbesar tahun ini akan dilakukan pada ruas Pandangan-Sedan. Pengerjaan yang berupa pembetonan itu merupakan lanjutan dari pengerjaan sebelumnya pada anggaran tahun 2014. Lanjutan pembetonan itu dianggarkan sebesar Rp 10 miliar.
“Anggaran yang bersumber dari DAK antara lain akan dgunakan untuk peningkatan jalan Kragan-Sedan berupa hotmik senilai sekitar Rp 3,1 miliar. Sedangkan untuk DAU akan kami alokasikan untuk lanjutan pembetonan Pandangan-Sedan serta peningkatan jalan poros antar desa,“ jelas Widodo.

Selain peningkatan, pemeliharan jalan tahun ini juga akan tetap dilakukan oleh DPU pada sejumlah titik kerusakan. Untuk pemeliharaan tahun ini dianggarkan dana sebesar Rp 12 miliar, untuk titik-titik yang mendesak.

Khusus untuk pemeliharaan jalan, DPU masih belum menentukan pasti titik mana yang akan disasar. Sebab, hal itu menyesuaikan kondisi jalan saat dilakukan survey atau cek lokasi. “Kemungkinan besar pekan depan sudah mulai dilakukan cek lapangan. Harapannya, paling tidak dua bulan setelah cek lapangan, proses atau tahapan pengerjaan semua proyek akan bisa dimulai,“ terang dia.

(Ilyas al-Musthofa/CN41/SMNetwork)
 (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger