Headlines News :
Home » » Penjamasan Keris Peninggalan Sunan Kudus Berlangsung Lancar

Penjamasan Keris Peninggalan Sunan Kudus Berlangsung Lancar

Written By admin kudusku on Jumat, 10 Oktober 2014 | 21:35

10jjamasan kds-J18

KUDUS,kudusku.com – Tidak seperti biasanya, prosesi penjamasan keris peninggalan Sunan Kudus cukup istimewa karena disambut dengan cuaca yang cukup cerah. Padahal pada tahun – tahun sebelumnya cuacanya bisa dipastikan timbreng atau agak redup. Namun demikian fenomena tersebut tidak menjadi persoalan karena ritual tahunan yang dilakukan setiap Senin atau Kamis pada pekan pertama setelah hari Tasrikh, atau 11 sampai dengan 13 Dzulhijjah tersebut berlangsung lancar tanpa ada kendala.

Ketua Yayasan Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Najib Hasan kemarin menjelaskan, prosesi penjamasan keris yang dikenal dengan nama keris Kiai Cinthaka dimulai pada pukul 07.00. Diawali dengan ritual doa bersama yang dipimpin ulama sepuh yaitu KH Choiruzzyad TA.
“Mula – mula keris pusaka tersebut dikeluarkan dari tempat penyimpanannya yaitu diatas plafon Pendapa Tajug. Kemudian setelah semua penutup keris tersebut dibuka selanjutnya  keris disiram “banyu landa”  atau air rendaman merang ketan hitam hingga tiga kali,” katanya.

Kemudian dibersihkan menggunakan air jeruk nipis dan kemudian dikeringkan dengan cara dijemur di atas sekam ketan hitam oleh ahli penjamas H. Fakihudin.
“Usai pengeringan, keris kembali dimasukkan ke dalam air rendaman merang ketan hitam, kemudian dijemur hingga kering.  Selanjutnya, keris dikembalikan ke tempat semula dengan diiringi bacaan sholawat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tidak hanya keris saja namun dua mata tombak juga diikutkan dalam prosesi penjamasan, namun hal itu merupakan lebih pada bentuk perawatan. Sebab yang utama dalam prosesi penjamasan tersebut adalah keris peninggalan Sunan Kudus.
“Untuk membersihkannya penjamas masih menggunakan cara tradisional, yakni menggunakan air jeruk nipis karena dipercaya bisa mencegah terjadinya karat dan cara ini cukup efektif,” jelasnya.

Usai rangkaian kegiatan ada hal yang unik yakni, semua tamu yang hadir disuguhi dengan aneka jajanan pasar serta menu opor ayam. Memang tradisi ini sudah berlangsung sejak lama saat prosesi penjamasan pusaka peninggalan Sunan Kudus berlangsung.
“Mengenai menu opor ayam ini merupakan menu kesukaan Sunan Kudus yang memang sengaja dipertahankan hingga sekarang, dan sekaligus ini bentuk penghormatan,” katanya. (Ruli Aditio/CN41/SMNetwork)
http://berita.suaramerdeka.com/cuaca-cerah-iringi-penjamasan-keris-sunan-kudus/
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger