Headlines News :

    @infokudusku

    Mas Bowo Santuni 365 Yatim Se Kudus


    Kudus – Setia Budi Wibowo pada Bulan Ramadhan lalu telah menyantuni yatim dhuafa sebanyak lebih dari 365 yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupatan Kudus. Santunan yatim dhuafa ini dilakukan secara tersebar oleh relawan-relawan Mas Bowo dalam rangka menyemarakkan Bulan Ramadhan 1438 Hijriyah kemarin.

    Istifainzah Liat Peluang Wirausaha di Jepang

    Mejobo Kudus - Ditengah-tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga dari 4 anak dan menjadi salah satu pengurus yayasan sebuah sekolah Islam terpadu di Kudus, ia masih mampu menyempatkan waktunya untuk bertukar ide dan banyak berdiskusi banyak dengan para ibu-ibu di Kecamatan Mejobo dalam peresmian Rumah Keluarga Indonesia (RKI) kemarin (26/03).

    Kadinkes : Kudus Bersih Dari Peredaran Vaksin Palsu

    KUDUS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK)
    Kudus, Maryata, yakin Kota Kretek bersih dari peredaran vaksin palsu. Menurut dia, vaksin yang ada di fasilitas kesehatan (faskes) pemerintah dan berasal dari DKK Kudus adalah vaksin asli, yang didatangkan langsung dari Kementrian Kesehatan.

    "Vaksin yang ada di kita semuanya asli, didropping dari kementrian," ucapnya, di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Kudus, Rabu (29/6/2016).

    Di samping itu, vaksin apa pun yang disediakan di faskes milik pemerintah, gratis. Ditegaskannya, tidak ada pungutan biaya, baik untuk pembelian vaksin maupun untuk jasa penyuntikannya.
    "Selain asli, vaksinasi di faskes pemerintah gratis. Vaksin kita dapat gratis, lalu buat apa kita beli vaksin dari luar yang berbayar. Meskipun itu vaksin palsu kan tetap harus beli. Kan gak ada untungnya," beber dia.
    Sementara, untuk vaksinasi di faskes atau tenaga medis non-pemerintah lain, dia yakin, juga menggunakan vaksin asli.

    Sepanjang, sambung dia, itu menggunakan vaksin yang didapatkan dari DKK Kudus .
    "Dokter atau klinik swasta bisa ambil vaksin di kita juga. Hanya, nanti kalau vaksinasi di faskes atau dokter non-pemerintah ada biaya penyuntikan, yang tarifnya telah diatur oleh ikatan dokter Indonesia (IDI) setempat," ucapnya.

    Kendati demikian, pihaknya tetap memasang mata dan telinga untuk waspada. Jika menemukan adanya indikasi adanya vaksin palsu, tentu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya.

    "Jadi, saya harap masyarakat tak perlu hawatir, sepanjang melakukan vaksisnasi di faskes milik pemerintah atau saat Posyandu, kami jamin itu yang digunakan adalah vaksin asli," imbaunya. (*)

    Penulis: yayan isro roziki
    Editor: galih pujo asmoro
    Sumber/foto: Tribun Jateng

    Djarum Kudus Bagikan THR Rp. 85,924 Miliar Untuk 52 Ribu Karyawannya

    KUDUS - PT. Djarum Kudus, membagikan uang Rp 85,924 miliar, untuk tunjangan hari raya (THR) sebanyak 52 ribuan buruh di pabrik rokok tersebut, Selasa (28/6). Masing-masing buruh mendapat THR Rp 1.608.200, atau setara dengan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Kudus 2016.

    "Hari ini kita bagikan THR untuk lebih dari 52 ribu buruh," kata Senior Manager Public Affairs PT. Djarum Kudus, di sela-sela pembagian THR di brak Pengkol.

    Disampaikan lebih lanjut, 52 ribuan buruh yang mendapat
    THR kali ini tersebar di 30 tempat. Terdiri dari 25 tempat produksi dan lima unit gudang.
    "Kalau di brak Pengkol sini, total karyawan yang ada sekitar 2.500 orang," ucapnya.

    Disinggung mengenai libur lebaran, menurut dia, pihaknya berhenti produksi pada tanggal 4 Juli - 10 Juli 2016. "Nanti, pas hari raya ketupat, yakni pada tanggal 13 Juli, karyawan mendapat jatah libur satu hari. Karena biasanya di Kudus saat hari raya ketupat semuanya libur," tuturnya. (*)

    Penulis: yayan isro roziki
    Editor: iswidodo
    Sumber: Tribun Jateng

    Aliansi Pelajar Kudus,Mahasiswa dan BMT Harum Adakan Aksi Penggalangan Dana Bencana Purworejo

    Aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban bencana di purworejo dari aliansi pelajar (smk 1 kudus) mahasiswa (stain dan kammi) dan BMT Harapan ummat kudus diadakan di alun alun kudus mulai pukul 13.00 wib.

    Terik matahari tak menyurutkan langkah langkah para pemuda pemudi yang tak kenal lelah meski masih dalam keadaan puasa ramadhan. penggalangan dana ini adalah bentuk rasa simpatik atas tragedi yang menimpa saudara saudara kita di purworejo.

    Koordinatoor aksi pada siang ini ,pandu menuturkan "seharusnya di bulan ini kita bisa melaksanalan ibadah puasa secara khusuk. Namun saudara kita yang ada di purworejo,banjarnegara dan banyumas sedang tertimpa bencana tanah longsor dan banjir. Mereka harus bersusah payah menyelamatkan diri mereka sendiri. penggalangan dana ini kami tujukan khusus untuk korban bencana di purworejo karena disana banyak korban yg meninggal.

    Lanjut pandu " aksi ini gabungan antara siswa smkn 1 kudus, stain kudus. Kammi, formi UMK dan BMT harapan ummat kudus , dan rencananya hasil dari penggalangan dana ini akan kami salurkan melalui Relindo (Relawan Indonesia) .dan kami mengucapkan kepada seluruh pengguna jalan yg sudah bersedekah semoga menjadi amal baik di bulan ramadhan ini. Aamiin.

    Sumber fb https://mobile.facebook.com/gatotsatriawan/posts/10201795412564397?_rdr

    Pak Sekda Siap Maju Cabup kudus 2018

    KUDUS - Sekda Kudus, Noor Yasin , secara tersirat menyatakan siap maju menjadi calon bupati (cabup) Kudus, dalam gelaran Pilkada 2018 mendatang. Saat membuka gelaran pasar murah di halaman Kecamatan Mejobo, di hadapan ratusan masyarakat ia mengaku siap melanjutkan program-program Bupati Kudus, Musthofa, yang telah menjabat selama dua periode.

    "Saya siap melanjutkan program-program pak bupati, yang pro-rakyat. Jika nanti pak bupati maju sebagai gubernur, mari kita dukung," kata Yasin, di atas panggung.

    Sementara, di hadapan para awak media, Yasin menegaskan, bahwa sampai saat ini ia masih berstatus PNS. Hanya, dia mengaku siap maju, jika memang masyarakat memberikan kepercayaan kepada dirinya.
    "Jika masyarakat percaya, saya siap," ucapnya.
    Disinggung apakah sudah ada partai yang siap menjadi kendaraan politiknya, Yasin tak menampik. Hanya, ia tak mau mengungkapkan secara terbuka partai politik yang dimaksud.
    "Parpol yang siap mendukung ada, tapi tak bisa disebutkan sekarang," tandasnya.

    Bukan dalam kesempatan kali ini saja,
    Sekda Kudus Noor Yasin , memberi sinyal kesiapannya maju dalam Pilkada Kudus 2018 mendatang. Pada kesempatan sebelumnya, saat menggelar tarawih keliling (tarling) di Musala An-Nur, di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Noor Yasin , juga menyatakan kesiapannya.

    "Apabila bapak/ibu memberikan doa dan dukungan serta atas ridho Allah, Insya Allah saya siap, bersama-sama dengan teman teman atau Pak Mas'an atau siapapun nantinya, meneruskan program pak bupati," ucapnya kala itu.
    Sementara, saat itu Ketua DPRD Kudus, Masan, juga menyatakan kesanggupannya mendampingi Sekda
    Noor Yasin , untuk melanjutkan program-program dari Bupati Kudus,
    Musthofa.

    "Jadi bupati atau wakil bupati Alhamdulillah, gak jadi ya gak apa-apa," ujarnya.
    Kendati Pilkada baru akan digelar pada 2018 mendatang, konstelasi politik untuk memperebutkan kuri orang nomor satu di Kota Kretek, mulai tampak. Hingga saat ini setidaknya sudah terdapat dua orang yang menyatakan siap bertarung.

    Selain Noor Yasin , Ketua DPD Perindo Kudus, Noor Hartoyo, juga telah menyatakan kesiapannya maju dalam Pilkada mendatang. (*)

    Penulis: yayan isro roziki
    Editor: iswidodo
    Sumber: Tribun Jateng

    Mau Mudik Gratis? Dinhubkominfo Kudus Telah Siapkan 400 Tiket

    KUDUS, – Dinhubkominfo Kabupaten Kudus tahun ini memfasilitasi 400 tiket mudik dari Jakarta. Para pemudik akan diberangkatkan dari Jakarta pada 30 Juni mendatang.

    Layanan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun terakhir dan digratiskan. Kadishubkominfo Didik Sugiharto mengemukakan hal tersebut, Jumat (17/6). Lebih lanjut dia menyatakan, dua bus sepenuhnya disiapkan oleh Pemerintah Kudus, satu bus sumbangan masyarakat perantau asal Kudus di Jakarta dan lima unit bus dari Provinsi Banten.
    “Bus akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah,” katanya.

    Khusus untuk dua bus yang disiapkan Pemkab Kudus, peserta mudik gratis wajib menyiapkan KTP Kudus. Harapannya, kebijakan tersebut dapat membantu warga Kudus yang merantau untuk dapat pulang ke rumahnya dengan nyaman dan aman serta gratis.

    Disingggung soal bus dari Pemkab Kudus, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Putut Sri Kuncoro, menyatakan dua unit bus disiapkan dan dikoordinasikan penggunaannya dengan provinsi Jawa Tengah dan Kementrian Perhubungan.

    Hal yang membedakan dari tahun sebelumnya, verifikasi calon penumpang diyakini akan lebih ketat. Pasalnya, dari pengalaman sebelumnya, ternyata tidak semua penumpang turun di Kudus.
    “Ada yang turun di beberapa daerah di Pantura seperti Pekalongan,” imbuhnya.

    Ke depan, legalitas calon peserta layanan mudik gratis akan semakin diperketat. “Syarat mengikuti program mudik gratis yakni mempunyai KTP Kudus,” tandasnya.
    (Anton WH/CN41/SMNetwork) suaramerdeka.com

    Catat! Tanggal 21- 23 Juni 2016, Pemkab Kudus Gelar Pasar Murah di Masing-masing Kecamatan. Harga Dijamin Miring

    Kudus, Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyiapkan 18 ton beras dan 13,5 ton gula pasir untuk dijual dengan harga "miring" pada pasar murah, 21-23 Juni 2016.

    "Kami juga menyediakan minyak goreng murah sebanyak 9.000 liter," kata Kabid Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Arif Budiyanto di Kudus, Rabu.

    Selain itu, kata dia, akan disediakan elpiji ukuran 3 kilogram sebanyak 4.480 tabung dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pangkalan atau Rp15.000 per tabung.

    Ia mengatakan kegiatan pasar murah tahun ini digelar di masing-masing kecamatan untuk pemerataan selama tiga hari yang dimulai Selasa (21/6)-Kamis (23/6).
    Keempat komoditas kebutuhan pokok masyarakat tersebut, katanya, dijual murah karena disubsidi pemkab masing-masing komoditas bervariasi.

    Adapun anggaran yang disiapkan untuk mendukung kegiatan pasar murah tersebut sebesar Rp75 juta.
    Besarnya subsidi untuk komoditas beras sebesar Rp8.000 per pak yang berisi lima kilogram beras, sedangkan gula pasir dan minyak goreng disubsidi masing-masing Rp2.000/kg.

    Ia memastikan harga jualnya lebih murah dibandingkan di pasaran, misal beras per pak berkisar Rp40.000 hingga Rp41.000, gula berkisar Rp13.000-Rp14.000/kg, dan minyak goreng Rp11.000 per liter.
    "Harga komoditas yang akan disediakan di pasar murah memang belum menjadi kepastian, karena masih harus menyesuaikan dengan biaya distribusinya," ujarnya.

    Agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, kata dia, pemkab tetap berupaya agar ada bantuan dari pihak ketiga untuk distribusinya hingga ke masing-masing kecamatan.

    Dalam rangka memudahkan penjualannya, kata dia, untuk komoditas beras dikemas lima kg per pak, sehingga totalnya ada 3.600 pak.

    Setiap kecamatan, kata dia, mendapatkan alokasi beras 400 pak, gula pasir 1,5 ton, minyak goreng 1.000 liter dan gas elpiji 3 kg disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing kecamatan.
    Kegiatan pasar murah tersebut juga didukung sejumlah lembaga perbankan dan perusahaan swasta.

    Untuk pemerataan agar setiap warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus ikut merasakan pembelian komoditas pasar murah, dia mempersilakan, masing-masing kecamatan mengatur proses penjualannya dengan model kupon atau cara lain yang dinilai lebih efektif dan minim konflik.

    Sementara jumlah kupon yang disediakan, disesuaikan dengan stok komoditas yang akan disiapkan dan pembagian kupon tersebut juga diserahkan kepada masing-masing kecamatan untuk menentukannya dengan tetap memprioritaskan warga kurang mampu.

    "Warga juga diperbolehkan membeli komoditas sembako murah tersebut sesuai kemampuannya masing-masing, seperti hanya membeli beras atau gula," ujarnya.
    Dengan adanya kegiatan pasar murah tersebut, dia berharap, bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu yang ada di sembilan kecamatan selama bulan puasa.

    Sumber,foto:antarajateng.com
    Editor: Achmad Zaenal M

    Pertamina Gelar Program: 1 Juz Gratis 2 Liter BBM. Merata di 47 SPBU Jateng/DIY

    SEMARANG - Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 1437 H, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional (MOR) IV menyelenggarakan program "1 Juz Gratis 2 Liter" di 47
    SPBU yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini berlangsung mulai 12 Juni hingga 30 Juni 2016.

    Retail Fuel Marketing Region Manager IV, Umar Chotib menyampaikan tujuan diselenggarakan program ini adalah dalam rangka mendorong masyarakat untuk lebih membudayakan ibadah
    mengaji selama Ramadan. Selain itu, program ini juga diyakini dapat memakmurkan musala yang terdapat di SPBU .

    Program ini disebar secara merata di seluruh kabupaten/kota yang terdapat di Jateng DIY sejumlah masing-masing 1 SPBU per kota/kabupaten, kecuali di Kota Semarang dan Kota Yogyakarta. Pihaknya menyediakan sekitar 2.500 liter Bahan Bakar Khusus (BBK) untuk program ini.
    "Dengan demikian kami mengharapkan agar masyarakat dapat ikut merasakan euphoria program khusus Ramadan yang relatif baru di Indonesia ini," tambah Umar, Jumat (10/6).

    Secara lebih mendetail, program ini akan berlangsung mulai pukul 12.00-18.00 setiap harinya selama 18 hari. Calon peserta cukup mendaftarkan diri kepada petugas
    SPBU yang telah ditunjuk khusus untuk mengawasi kegiatan ini, dengan estimasi peserta sebanyak 25 orang per hari.

    "Kami bekerjasama dengan para pengusaha SPBU telah menyiapkan Al-Quran dan petugas khusus guna menjaga kelancaran program ini. Para peserta yang telah mendaftar akan diberi kesempatan untuk mengaji di bawah pengawasan petugas dan setelah menyelesaikan 1 Juz, peserta akan diberikan kupon resmi senilai 2 liter Bahan Bakar Khusus (BBK)
    Pertamina , boleh memilih Pertamax atau Pertalite," ujarnya. (*)

    Sumber: tribunjateng.com

     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. kudusku.com - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger